Tampilkan postingan dengan label my top secret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my top secret. Tampilkan semua postingan

Time to let you go....

you would never ask me why....
I can see the pain living in your eyes
And I know how hard you try
You deserve to have so much more
I can feel your heart and I sympathize
And I'll never criticize all you've ever meant to my life

I don't want to let you down
I don't want to lead you on
I don't want to hold you back
From where you might belong


You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can't live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There's nothing left to say but good-bye

You deserve the chance at the kind of love
I'm not sure I'm worthy of

Losing you is painful to me


You would never ask me why
My heart is so disguised
I just can't live a lie anymore
I would rather hurt myself
Than to ever make you cry
There's nothing left to try
Though it's gonna hurt us both
There's no other way than to say good-bye

Just hold me close, don't patronize
Don't patronize me.
Cause I can't make you love me if you don't
You can't make your heart feel something it won't

Here in the dark, in these final hours
I will lay down my heart and I'll feel the power
But you won't, no you won't

Cause I can't make you love me if you don't..................................

I'll close my eyes, then I won't see

I let it fall, my heart
And as it fell, you rose to claim it
It was dark and I was over
Until you kissed my lips and you saved me

My hands, they're strong
But my knees were far too weak
To stand in your arms
Without falling to your feet

But there's a side to you that I never knew, never knew

All the things you'd say, they were never true, never true
And the games you play, you would always win, always win

But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cry
'Cause I heard it screaming out your name, your name

When laying with you
I could stay there, close my eyes
Feel you here, forever
You and me together, nothing is better

'Cause there's a side to you that I never knew, never knew
All the things you'd say, they were never true, never true

And the games you'd play, you would always win, always win

But I set fire to the rain
Watched it pour as I touched your face
Let it burn while I cried
'Cause I heard it screaming out your name, your name

We'll stay forever this way
You are safe in my heart.....And my heart will go on and on

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Posted by
00:01 Aidley

More

Someone.... (part 2)

Nadira Kimiko Lumirra :
Ada banyak hal,yang tidak kuketahui dari laki-laki yang kucintai : bahwa pertama adalah, aku mencintainya karena sorot matanya yang bening dan mengisyaratkan adanya ikatan batin yang kuat denganku,dan dengan Tuhan kami. yang kedua,aku mencintainya karena bahunya,ketiga adalah aku mencintainya karena nama belakangnya. Terakhir,aku mencintainya...karena aku merasa aku nyaman bersamanya.
Dan aku bertanya pada diriku, mungkinkah seorang remaja berusia 18 tahun mampu memvisualisasi seperti apa wajah anak yang akan dilahirkannya hanya dengan melihat wajah laki-laki yang dipilihnya?
Lalu akupun hanya tersenyum...

Siapa aku?
pertanyaan itu mulai kerap muncul. Menghantui malam-malamku,yang kadang begitu jauh dari Tuhan. Siapakah aku, apa aku hanya seorang manusia sakit jiwa? Pengidap kepribadian ganda? Masokis?

Bagaimana aku dapat bertahan begitu lama dalam kesakitan yang teramat sangat?
bagaimana aku dapat berubah begitu cepat,dari seekor beruang madu lucu menjadi seekor grizzly pemarah yang ganas?

Aku amat sangat tidak memahami keadaanku...
Aku bisa menerima 'diagnosis-sakit-jiwa' ini,tapi tidak untuk keadaanku. bagaimana mungkin seorang manusia bisa begitu 'sakit' sepertiku?

Oh iya,
Aku percaya,segala hal diciptakan bersama pasangannya. Siang,malam...bunga,kumbang...adam hawa,
Tapi kenapa aku sendirian?
(Aku tahu jawabmu : "karena Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang 'it's-so-uh-WOW'!!)
ah,benarkah...tapi aku lelah sekali menunggu.
Aku ingin menemukan tempatku untuk saling berbagi...Laki-Laki itu.

Perlahan Nadira mulai terpejam....

Posted by
00:01 Aidley

More

Someone... (part 1)

Dia lahir,dari keluarga yang begitu berwarna. Memang warnanya bukan warna-warni pelangi,melainkan warna-warna kesuraman. Sejak kecil dia terbiasa hidup 'sendirian',sekalipun kenyataannya tidak. Dahulu, saat anak-anak TK seusianya bangun dengan bisikan dan belaian lembut,dia justru harus menahan amarah dan tangisnya karena sang bunda membangunkannya dengan kasar, dengan teriakan-teriakan yang merobek hati. Suara-suara menyakitkan.

"Mamah,sakit...iket rambutnya pelan-pelan dong ma," isaknya tanpa airmata,tak lama setelah ia mengenakan sendiri seragam TKnya dengan rapi.Tapi sang bunda sama sekali tidak menggubris. Pedas sekali rasanya kulit kepala, ditarik kencang-kencang dan disatukan oleh sebuah karet gelang yang tak jarang membuat rambutnya tercabut saat dilepas.

Airmata gadis itu,tidak jatuh mengalir merembesi pipi. Tapi terjatuh ke dalam ulu hatinya,melukai luka-luka yang belum sempat sembuh. Perih sekali,

"Nadiraa...?Nadiiraa??"
"sudah sana berangkat," ujar sang mama sambil mendorong bahu putrinya. Sekali lagi gadis itu meneteskan airmata yang tak ketara.Ia ingin marah,karena sang bunda mencengkeram bahunya lumayan keras. Lagipula, Perutnya lapar,amat berharap sang bunda sudi membuatkan sesuap sarapan pagi.

"Mah?"
"Nadira??berangkat enggak?" suara Tania,tetangganya mulai terdengar tidak sabar.
Nadira kecil mengurungkan niatnya. Langkah kakinya mulai menapak. Langkah kecil yang ragu. Dia ingin sekali berpaling,dan menunjukkan air matanya kepada sang bunda.

aku hanya akan dimarahi...sudahlah,

"hari ini kamu bawa bekal apa,Na?"
Nadira kecil tersenyum manis. Wajah polosnya meredup, dia menggeleng dalam posisi menunduk. "Aku enggak bawa bekal,Nia. Emangnya harus bawa ya? Biasanya juga enggak kan?"

"Tapi kata bu guru,hari ini kita kan mau jalan-jalan?"
Nadira menepuk jidatnya. Dia merutuk dalam hati,"Oh iya,Nia...aku lupa,"
Bibir kecil itu mengatup. Berlari ke depan,lalu mengajak Tania berlarian.

Kenapa aku tidak bisa marah? Kenapa...Kenapa,padahal kata Mama kita boleh marah kepada orang yang memperlakukan kita dengan buruk. Tapi kenapa aku tidak bisa marah kepada Mama,bahkan hanya untuk bertanya " Kenapa aku diperlakukan seperti itu,Ma?"

Nadira merenung...
15 tahun sudah berlalu.
Tapi pertanyaan itu tidak pernah memberinya sebuah jawaban...bahkan semakin parah,

Kenapa? mereka yang memperlakukanku dengan buruk...tapi mengapa harus aku yang merasa bersalah?

Gadis tinggi semampai itu termenung dibawah pohon besar di halaman sekolahnya. Rambutnya tergerai,bergerak-gerak disapu angin sepoi-sepoi. Ia menengadahkan wajah ke langit. Sebuah senyum mengembang tatkala dilihatnya sebaris awan seputih kapas,dengan background birunya langit.

Baginya,langit adalah sahabat...bintang adalah penyemangat. Matahari adalah energi, dan bulan adalah pelipur laranya. Dia menyukai semua yang ada di langit. Semuanya...tanpa terkecuali.

"Nadira..." segerombolan anak putri menyapanya dengan segan (dan aneh). Nadira hanya senyum seadanya, dia kemudian menunduk lagi. Sorot mata teman-temannya membuatnya kembali 'ke dunia'.

mereka menganggapku aneh...

karena aku suka menyendiri dan menatap langit??

karena aku lebih sering diam saat mereka membicarakan kejelekan gadis lain?

karena aku menyukai laki-laki yang berbeda dari tipe laki-laki yang mereka inginkan?

karena...


karena aku lebih senang bercerita kepada laptop?
KENAPA MEREKA TIDAK BERTANYA SAJA KEPADAKU...TIDAKKAH MEREKA TAHU BAHWA SOROT MATA MEREKA MELUKAIKU LEBIH DARI YANG MEREKA BAYANGKAN???!!

Nadira mulai menyadari,bahwa Ia berbeda. tapi ia belum menyadari...bahwa perbedaan yang dimilikinya mungkin adalah sesuatu yang salah. Ia hanya menganggap ia berbeda,dan menikmatinya. ia tidak peduli orang mengatakan apa,segalanya ia telan tanpa dirasa. Itu lebih baik,karena bila ia memikirkannya ia takkan pernah merasa 'hidup'. Ia hanya akan terus merasa salah.


Aku...Nadira yang berbeda. Yang apa adanya :)

Posted by
00:01 Aidley

More

What the fun...

WARNING : DO NOT TRY TO OPEN THIS FILE :lol:
Sediakan penutup telinga karena Anda akan mendengarkan suara2 yang dapat membuat Anda tergila-gila :p (becanda deng)

Tarrraaa...ini kegilaan gue :p
asli faleeeeeeeees banget..haha,tapi puas



kacau gue ya....kwkwkwkw




Posted by
00:01 Aidley

More

Quote

"Kau terpelajar,cobalah bersetia pada kata hati..."
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 laugh out loud !Template by :Urangkurai.Powered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.